Senin, 13 Mei 2019

ETIKA BISNIS (KELOMPOK 3) TUGAS KE-1

di Mei 13, 2019

NAMA     : SYARAH NURSYAHBANI
NPM         : 17216248
KELAS     : 3EA04
MATA KULIAH  : ETIKA BISNIS

KELOMPOK  3

            MEMAHAMI PENTINGNYA PENERAPAN ETIKA DALAM BISNIS  DENGAN   PENDAPATAN MODEL ETIKA DALAM BISNIS DAN MANAJERIAL



PRINSIP=PRINSIP ETIKA BISNIS
Pada dasarnya, setiap pelaksanaan bisnis seyogyanya harus menyelaraskan proses bisnis tersebut dengan etika bisnis yang telah disepakati secara umum dalam lingkungan tersebut. Sebenarnya terdapat beberapa prinsip etika bisnis yang dapat dijadikan pedoman bagi setiap bentuk usaha. Sonny Keraf (1998) menjelaskan bahwa prinsip etika bisnis adalah sebagai berikut :
a.  Prinsip Otonom Sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindakberdasarkan kesadarannya tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.
b.      Prinsip KejujuranTerdapat tiga lingkup kegiatan bisnis yang bisa ditunjukkan secara jelas bahwabisnis tidak akan bisa bertahan lama dan berhasil kalau tidak didasarkan atas kejujuran. Pertama, jujur dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dan kontrak. Kedua, kejujuran dalam penawaran barang atau jasa dengan mutu dan harga yang sebanding. Ketiga, jujur dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan.
c.    Prinsip Keadilan Menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan  yang adil dan sesuai criteria yang rasional obyektif, serta dapat dipertanggung jawabkan.
d.      Prinsip Saling Menguntungkan (Mutual Benefit Principle)
Menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak.
e.    Prinsip Integritas Moral Terutama dihayati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan, agar perlu menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baik pimpinan atau orang-orangnya maupun perusahaannya.
MANFAAT MENERAPKAN ETIKA BISNIS DALAM PERUSAHAAN
a.        Perusahaan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, Perusahaan yang jujur akan   menciptakan konsumen yang loyal. Bahkankonsumen akan merekomendasikan kepada orang lain untuk menggunakan produk tersebut.
b.      Citra perusahaan di mata konsumen baik, Dengan citra yang baik maka perusahaan akan lebih dikenal oleh masyarakat dan produknya pun dapat mengalami peningkatan penjualan
c.       Meningkatkan motivasi pekerja, Karyawan akan bekerja dengan giat apabila perusahaan tersebut memiliki citra yang baik dimata perusahaan.
d.       Keuntungan perusahaan dapat di peroleh. Etika adalah berkenaan dengan bagaimana kita hidup pada saat ini dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Bisnis yang tidak punya rencana untuk menghasilkan keuntungan bukanlah perusahaan yang beretik.
TINGKAT PERTANYAAN ETIKA DALAM BISNIS
Kita tidak dapat menghindari isu etika dalam bisnis seperti yang dapat kita hindari dalam masa-masa hidup kita yang lalu. Dalam bisnis, kebanyakanpertanyaan etika termasuk dalam salah satu atau beberapa dari empat kategori, yaitu sosial, pihak yang berkepentingan, kebijakan internal, atau pribadi.
1.      Sosial, Pada tingkat sosial, kita mengajukan pertanyaan mengenai institusi dasar dalammasyarakat. Masalah apartheid di Afrika Selatan adalah salah satu pertanyaan tingkat sosial.
2.       Pihak yang berkepentingan, Jenis pertanyaan etika kedua menyangkut pihak yang berkepentingan pemasok, pelanggan, pemegang saham, dan yang lain. Di sini kita mengajukan pertanyaan mengenai cara sebuah perusahaan seharusnya menangani kelompok eksternal yang terpengaruh oleh keputusannya, di samping bagaimana pihak yang berkepentingan seharusnya berhubungan dengan perusahaan.
3.     Kebijakan internal, Kategori ketiga dari etika mungkin disebut “kebijakan internal”. Di sini kitamengajukan mengenai sifat hubuingan perusahaan dengan para karyawannya.
4.      Pribadi, Di sini kita mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana orang seharusnya saling memperakukan di dalam sebuah organisasi.
UNSUR-UNSUR ETIKA
Sadar atau tidak sadar, kita terlibat dalam pemikiran etika setiap hari dalam kehidupan kita. Untuk meningkatkan pemahaman etika, kita harus menganalisis secara eksplisit dan mempraktekkan setiap hari. Istilah kunci dari bahasa etika adalah sebagai berikut :
1.      Nilai Yaitu keinginan yang relatif permanen yang tampaknya memang baik, seperti damai atau kehendak baik.
2.       Hak dan Kewajiban Hak adalah tuntutan yang memberikan “ruang” kepadaseseorang untuk melakukan tindakan. Dalam istilah yang lebih formal, seseorang dapat menamakan ruang ini sebagai “bidang otonomi” atau, lebih sederhana, kebebasannya.
3.      Peraturan Moral Peraturan moral membimbing kita melewati situasi dimana terjadinya benturankepentingan yang bertentangan.
4.      Hubungan Manusia Setiap manusia berhubungan dengan manusia lain dalam jaringan hubungan. Oleh sebab itu manusia disebut dengan makhluk sosial.


PEMBUATAN KEPUTUSAN ETIS
Didorong oleh sebagian peningkatan keprihatinan terhadap skandal etikadalam bisnis dan sebagian lagi oleh peningkatan kesadaran perusahaan mengenaipentingnya perilaku etis, banyak organisasi telah menekankan kembali perilaku etis pada diri karyawan. Penekanan ini dapat berupa berbagai macam bentuk, tetapiperilaku etis harus dimulai dari manajer puncak.

MENDORONG PELAKSANAAN ETIKA DALAM MANAJEMEN
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh perusahaan sehubungan dengan
dorongan untuk melaksanakan etika dalam manajemen, antara lain :
1.      Pelatihan etika (ethics training)
Adanya pembiasaan yang diberlakukan keada para pelaku organisasi, dari mulai level tertinggi sampai terendah. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai jenis pelatihan yang menyangkut etika dan keterkaitannya dengan perwujudan lingkungan sosial yang lebih baik.
2.       Advokasi etika (Ethical Advocates)
Yaitu upaya perusahaan menjalankan etika dalam kegiatannya dengan caramenempatkan orang atau tim khusus dalam tim manajemen perusahaan yang bertugas untuk mengontrol dan mengawasi segala kegiatan perusahaan agar tetap memenuhi standar etika.
3.      Kode etik (Code of Ethics)
Kode etik merupakan standar aturan mengenai etika yang harus dijalankan oleh perusahaan. Contoh: Perusahaan Xerox menetapkan aturan bahwa perusahaanakan melakukan kejujuran terhadap pelanggan, tidak akan memberikan sogokan,tidak akan merahasiakan sesuatu terhadap konsumen, tidak akan melakukan penipuan yang terkait dengan harga.

KESIMPULAN
Dalam bisnis dengan para pelakunya yang merupakan orang biasa, maka    diperlukan prinsip-prinsip etika bisnis dan moral yang melandasi setiap pelakubisnis tersebut. Adanya etika bisnis membuktikan bahwa bagi bisnis justru tidak ada pengecualian serta bukan pula bentuk permusuhan yang lama terhadap bisnisdan kegiatan ekonomis.
Etika bisnis adalah suatu kode etik perilaku pengusaha berdasarkan nilai nilai morl dan norma yang dijadikan tuntunan dalam membuat keputusan danmemecahkan persoalan. Kelompok pemilik kepentingan yang memengaruhi keputusan bisnis adalah Para pengusaha dan mitra usaha, Petani dan perusahaan pemasok bahan baku, Organisasi pekerja, pemerintah, bank, investor, masyarakat umum serta pelanggan
Etika bisnis bisa membantu untuk mengambil keputusan moral yang dapatdipertanggungjawabkan, tapi tidak berniat mengganti tempat dari para pelaku moral dalam perusahaan.
Setiap perusahaan harus memiliki tanggung jawab terhadap semua pihak yang bersangkutan dengan perusahaannya seperti tanggung jawabnya terhadaplingkungan, karyawan, investor, pelanggan, masyarakat. Karena dengan beretikabisnis yang baik selain dapat menjamin kepercayaan dan loyalitas dari semua unsuryang berpengaruh pada perusahaan, juga sangat menentukan maju / mundurnya suatu perusahaan.


0 komentar:

Posting Komentar

 

Syarah Nursyahbani Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea